• Welcome to Forum In-Christ.Net.
 

News:

Dear In-Christ.Netters, pengkategorian forum ICN mulai Juni 2015 telah dirombak. Beberapa board kini telah disatukan untuk meningkatkan efektivitas dan kenyamanan dalam menjelajahi dan berpartisipasi di forum ini.

Silakan berikan masukan/saran bagi kemajuan forum ini di http://www.in-christ.net/forum/index.php/board,3.0.html

Main Menu
Menu

Show posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.

Show posts Menu

Topics - bennylin

#1
Media Kristen / Review Darah Garuda (SarapanPagi)
September 24, 2010, 02:41:05 AM
Film DARAH GARUDA adalah film drama fiksi historis Indonesia yang kedua dalam trilogi MERAH PUTIH, film ini berkisah tentang para prajurit yang berasal dari latar belakang suku dan agama yang berbeda tetapi memiliki satu tekat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. DARAH GARUDA merupakan kelanjutan Seri Pertama MERAH PUTIH yang mengisahkan petualangan Amir dan pasukan yang dipimpinnya. Para prajurit muda itu terhubung dengan kantor pusat Jendral Sudirman dimana mereka diberi sebuah tugas sangat rahasia di belakang garis musuh di Jawa Barat. Mereka diminta untuk menghancurkan pangkalan angkatan udara yang hampir selesai. Sebuah serangan gaya komando pada lapangan udara vital yang dapat membalikkan aksi Jendral Van Mook pada Agustus 1947.

Saya mempunyai kesan yang bagus sejak pertama kali film ini dibuka dengan bentangan scoring musik dari Thoersi Argeswara yang dimainkan oleh Beijing Philharmonic Orchestra. Meski sering dilupakan, musik latar menjadi bagian yang sangat penting dalam kesatuan karya film. Kesan pertama ini membawa saya kepada kenikmatan selanjutnya yaitu gambar, tekhnik, isi ceritanya, dan tentu saja kualitas para aktornya. Lukman Sardi, Doni Alamsyah dan Rahayu Saraswati mampu menampilkan performa akting yang wajar dalam membawakan karakternya masing-masing. Ini adalah sesuatu yang luar biasa untuk aktor-aktris Indonesia. Kabarnya trilogi film ini menghabiskan total dana 64 miliar. Film epik perang ini juga melibatkan ahli perfilman internasional seperti Adam Howarth (Blackhawk Down, Saving Private Ryan), John Bowring (The Matrix, Wolverine), dan Connor O'Sullivan (The Dark Knight). Secara nilai kisah, film ini menampilkan kualitas nilai-nilai bangsa kita tentang keragaman budaya, agama namun dalam semangat persatuan dan toleransi beragama. Kebersamaan itu melahirkan cita-cita dalam kelompok anak-anak muda terpelajar yang cinta negeri untuk mempertahankan kemerdekaan. Secara keseluruhan, saya percaya film ini akan mampu menginspirasi generasi muda kepada satu rasa bangga dan cinta terhadap negeri Indonesia.

Selamat buat para kreator dan pendukung film trilogi MERAH PUTIH. Terima kasih Anda semua telah memberikan hadiah yang indah bagi Indonesia. SALUT!


Cast :
Doni Alamsyah ... Tomas
Ario Bayu ... Sergeant Yanto
Atiqah Hasiholan ... Lastri
Alex Komang ... The Kiyaii
Rahayu Saraswati ... Senja
Lukman Sardi ... Amir
Joe Sims ... Sgt De Graffe
Darius Sinathrya ... Marius
T. Rifnu Wikana ... Dayan
Rudy Wowor ... Major Van Gaartner

Sutradara : Yadi Sugandi dan Connor Allyn
Musik : Thoersi Argeswara

Blessings,
Bagus Pramono
September 17, 2010
http://portal.sarapanpagi.org/entertainment/movie-review-darah-garuda.html


Ada yang sudah nonton? Bagaimana kesannya?
#2
Games / [Games] Jika-Maka
September 22, 2010, 12:13:50 PM
Permainan ini gampang, kita mulai dengan "Jika ...", lalu orang berikutnya menjawab "Maka..." diikuti "Jika ..." berikutnya..

Contoh:

Jika tidak ada Adam

orang berikutnya

Maka tidak ada kita
Jika saya lapar ...

OK, kita mulai

.. maka saya akan cari makanan donk...


Jika kamu ketemu Tuhan Yesus...
#3
Games / [Games] Pertanyaan sembarang
September 22, 2010, 12:05:36 PM
Tanyain aja pertanyaan sembarang, lalu orang berikutnya harus menjawabnya sebelum mengajukan pertanyaan berikutnya. Pertanyaanya bukan sesuatu yang garink lho ya, seperti "Kenapa Superman kolornya di luar" Jawabannya lucu boleh, ngasal boleh, jujur juga boleh, pokoknya semakin banyak bertanya, semakin saling mengenal bukan? Pepatah Jawa mengatakan "witing tresno jalaran saka kulino", artinya kurang lebih "malu bertanya sesat di jalan" :P :P :P

Nah, pertanyaan pertama, siapa yang mengatakan pepatah di atas, hayooo???
#4
Games / [Games] Kata yang berhubungan di Alkitab
September 22, 2010, 12:00:49 PM
Halo prens, aku ada game nih, cara mainnya gini, kita post satu kata yang ada di Alkitab, lalu dibalas dengan kata lain yang masih berhubungan, yang juga ada di Alkitab.

Misalnya:

"murid"

Lalu orang berikutnya jawab

"rasul"

lalu berikutnya jawab

"duabelas"

OK. Kita mulai

Yesus
#5
Teknis In-Christ.Net / Menu
June 30, 2009, 08:40:48 AM
kenapa ya menu-nya "jeblus" ke kanan? ??? (lihat attachment)
#6
Visi YLSA

Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) adalah organisasi Kristen interdenominasi nir-laba yang bergerak dalam bidang pelayanan media komputer dan internet. Visi pelayanan YLSA lahir dari sebuah pertanyaan, "Apa peran teknologi bagi Kerajaan Tuhan?" Untuk menjawab pertanyaan inilah YLSA hadir dengan visi untuk menjadi "hamba elektronik" bagi Tubuh Kristus -- "e-Servant" to the Body of Christ. Sedangkan misi YLSA adalah untuk menjadi jembatan penghubung; fasilitator, katalisator dan infrastruktur bagi pelayanan media komputer dan internet di Indonesia.

Teknologi Informasi (IT) telah mengubah gaya hidup manusia. Bagaimana kita memanfaatkannya untuk menjadi sarana bagi kemajuan Injil? Sudah saatnya orang Kristen berhenti menjadi penonton, karena masing-masing kita dapat menjadi agen pengubah bagi proses pengembangan pelayanan di Indonesia. Mari kita menangkan Indonesia bagi Kristus dengan Teknologi Informasi (IT)!

Fokus Pelayanan YLSA

Sejak berdirinya tahun 1994 sampai sekarang, YLSA terus mengembangkan pelayanannya secara konsisten melalui 4 fokus bidang pelayanannya.

   1. BIBLICAL COMPUTING DAN RESOURCES [BC]

      YLSA memanfaatkan kecanggihan teknologi komputer untuk mempelajari Alkitab. Sebagai hasilnya YLSA telah meluncurkan SABDA (Software Alkitab, Biblika Dan Alat-alat), Situs Alkitab dan bahan-bahan referensi biblika online (SABDAweb), proyek multi-interlinier (e- ITL), dan juga cd-cd Alkitab audio MP3 dalam bahasa Indonesia dan Daerah.

   2. DIGITAL PUBLISHING DAN ELEKTRONIK LIBRARIES [DP]

      YLSA membangun infrastruktur untuk sebuah pusat bahan kekristenan elektronik (e-Libraries) yang disebarluaskan pemakaiannya lewat situs-situs SABDA Katalog, publikasi elektronik SABDA.org, dan CD-CD sumber bahan dari berbagai bidang pelayanan dengan jumlah materi yang sangat banyak, diantaranya: bidang biblika SABDAweb, e-Misi, anak (sekolah minggu) PEPAK, konseling (C3I), leadership (Indo Lead), penulis Kristen (Pelitaku), teologia (Soteri) dan pelayanan penjangkauan (Kekal)(outreach).

   3. CHRISTIAN e-COMMUNITIES [XC]

      YLSA menfasilitasi dibangunnya komunitas Kristen online yang dapat memberi dampak besar bagi perubahan dan perkembangan pelayanan di Indonesia melalui berbagai bentuk pelayanan interaktif di internet, yaitu milis-milis I-KAN SABDA.org, blog SABDA Space dan forum Kristen Pelitaku], dll.

   4. DIGITAL LEARNING DAN TRAINING [DL]

      YLSA menyediakan pusat pembelajaran online (Digital Education) bagi masyarakat Kristen Indonesia melalui kursus/kelas PESTA Online (Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam) dan membangun jaringan konsultasi dan pelatihan bersama lembaga-lembaga Kristen lain.

Falsafah Pelayanan YLSA

Dalam melaksanakan pelayanannya ini, Yayasan Lembaga SABDA memiliki FALSAFAH yang diambil dari prinsip Firman Tuhan:



" Freely you have received, freely give ."
["Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma,
karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma ."] -- (Mat. 10:8b)



Falsafah ini merupakan komitmen YLSA untuk tidak mengkomersiilkan Firman Tuhan atau pelayanan, sehingga apapun yang YLSA berikan kepada masyarakat Kristen adalah GRATIS (tidak memungut biaya apapun). Namun apabila digerakkan Tuhan untuk berpartisipasi YLSA/partisipasi mendukung pelayanan YLSA, maka YLSA dengan senang hati menyambut Anda.
#7
Internet / SABDA.org
June 30, 2009, 04:06:04 AM
SABDA.org adalah sebuah situs portal Kristen yang terbesar di Indonesia. Di dalamnya Anda dapat menuju situs-situs Kristen yang lebih spesifik, misalnya situs untuk mengunduh CD Alkitab, situs forum Kristen, blog Kristen, musik, buku, kepemimpinan, sekolah minggu, serta seabrek situs Kristen lainnya.

Kunjungi segera,
www.sabda.org
#8
Media Kristen / Garuda di Dadaku
June 30, 2009, 03:52:01 AM
Yay.. .banyak film bagus minggu ini, di antaranya juga ada film-film Indo yang semakin bermutu

Kali ini kita akan menyimak sinopsis film Garuda di Dadaku


Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu, tunjukkan mobilitasmu
Kuyakin hari ini pasti menang

Lagu "Garuda di Dadaku" adalah lagu yang selalu dinyanyikan PSSI (timnas sepak bola Indonesia) setiap akan bertanding. Lagu ini notasinya diambil dari lagu daerah asal Papua, Apusé.


Meski sepak bola merupakan olahraga dan hiburan rakyat Indonesia, namun ada semacam pemikiran pada sebagian orang-orang Indonesia bahwa menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan. Dalam film ini, pemikiran itu pula yang selalu terlontar pernyataan-pernyataan Kakek Usman (Ikranegara) agar Bayu (Emir Mahira), cucunya itu tidak akan menjadi pemain sepak bola seperti ayahnya. Melalui film ini, ada pesan khusus kepada kita semua, bahwa kita perlu mengapresiasi olah-raga sepak bola dan para pemainnya. Melalui sepak bola nasional, kita mengenal salah satu atlit cerdas yang dimiliki Indonesia, Bambang Pamungkas dan masih banyak deretan nama-nama lainnya yang menjadi icon timnas PSSI di masa lalu .

Bayu, 12 tahun yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, menghadapi dilema menyenangkan kakeknya atau meraih mimpi dalam hidupnya menjadi pemain sepak bola hebat. Setiap hari Bayu secara diam-diam berlatih sepak bola sendiri dengan penuh semangat, ia menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya sambil mendribble bola "rolling-rolling" untuk sampai ke lapangan bulu tangkis bermain dengan anak-anak lainnya. Beruntung Bayu mempunyai sahabat yang bernama Heri (Aldo Tansani) si penggila bola, Heri selalu mendorong agar Bayu untuk masuk Tim Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena internasional.

Dengan dukungan sahabatnya ini, Bayu menjadi pantang menyerah untuk meraih mimpinya menjadi pemain sepak bola. Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan kepada Sang Kakek, agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu ini, dan bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus. Konflik inilah yang dikemas secara apik oleh sang penulis dengan menanamkan nilai-nilai pendidikan, semangat hidup dan persahabatan yang terjalin erat diantara anak-anak dari kelas sosial yang berbeda.

Bayu, Heri dan Zahra (Marsha Aruan) adalah anak-anak yang mempunyai kendalanya masing-masing, namun mereka bukanlah tipe anak-anak yang loyo, yang gampang menyerah. Heri meski ia cacat tetapi justru menjadi motivator handal bagi Bayu, Zahra dari kalangan jelata pun mempunyai potensi yang bisa diandalkan dengan jiwa seninya. Bayu menghadapi ambisi besar sang Kakek dan harus menjadi anak yang penurut, namun di balik itu, ia justru melakukan sebuah pemberontakan karena ia mempunyai mimpi dan ambisi yang lebih besar untuk menjadi pemain sepak bola. Dan pada akhirnya mimpi Bayu yang kuat ini, berakhir pada kebahagiaan. Lewat kerja keras dan dukungan sahabat-sahabat yang memicu semangatnya dan sekaligus usaha mendapat restu dari sang Kakek.

Garuda di Dadaku adalah film Indonesia yang bagus dan mendidik, Ikranegara menampilkan figur kakek yang sesuai dengan karakter cerita. Ari Sihasale melakukan totalitas karakter sebagai seorang pelatih sepakbola. Dan ada haru, kadang juga jenaka dan tawa. Pada bagian ini, apresiasi, layak diberikan kepada Ramzi, yang berperan sebagai Bang Duloh. Apresiasi khusus kepada Aksan Sjuman dan Titi Sjuman, pasangan suami istri ini menghadirkan music score yang bagus sekali, yang mampu membawa para penonton pada suasana batin yang riuh dan gempita. Dengan musik itu, membawa mata kita memandang bagaimana Bayu, sang pemain bola cilik itu menggiring bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Bola, bila sudah dalam penguasaan kakinya sulit direbut lawan. Kaki Bayu seolah mencengkram bola itu sekuat burung Garuda. Aksan dan Titi Sjuman memilih scoring musiknya ini ditampilkan oleh Beijing Simphony Orchestra di Beijing, China.

Selain pesan-pesan pendidikan, semangat pluralitas dan persahabatan ditampilkan secara lugas. Dalam film ini juga membawa kembali pesan-pesan bagi anak-anak kita untuk kembali mengingat akan lambang negara kita Garuda Pancasila yang tertera jelas pada seragam timnas PSSI. Pancasila sebagai falsafah dasar bernegara dan berpedoman hidup bangsa Indonesia pada masa sekarang ini sedikit demi sedikit telah ditinggalkan dalam sistem pendidikan di Indonesia ini. Sehingga banyak perilaku remaja masa sekarang yang tidak mencerminkan pribadinya sebagai warga Indonesia yang berasaskan pancasila. Melalui "Garuda di Dadaku" mari kita kembali untuk sadar, bahwa Pancasila itu mengandung toleransi, dan sila-sila dari Pancasila itu terdiri dari nilai-nilai dan norma-norma yang positif yang sesuai dengan pandangan hidup bangsa Indonesia.

Image
Bambang Pamungkas

Ada Garuda di dadaku
Ada cinta buat negeriku Indonesia Raya.

Pemain :
Emir Mahira : Bayu
Aldo Tansani : Heri
Marsha Aruan : Zahra
Ikranagara : Kakek Usman
Maudy Koesnaedi : Ibu Wahyuni
Ary Sihasale : Pak Johan, pelatih sekolah sepakbola
Ramzi : Bang Duloh

Sutradara : Ifa Isfansyah
Penulis Skenario : Salman Aristo (Ayat Ayat Cinta, Laskar Pelangi, Kambing Jantan)
Penata Musik : Aksan Sjuman dan Titi Sjuman (Laskar Pelangi, King)
Produser : Shanty Harmayn
Produksi : Sbo Films Dam Mizan Productions

Blessings,
Bagus Pramono
June 24, 2009
via: http://portal.sarapanpagi.org/entertainment/movie-review-garuda-di-dadaku.html