• Welcome to Forum In-Christ.Net.
 

News:

Dear In-Christ.Netters, pengkategorian forum ICN mulai Juni 2015 telah dirombak. Beberapa board kini telah disatukan untuk meningkatkan efektivitas dan kenyamanan dalam menjelajahi dan berpartisipasi di forum ini.

Silakan berikan masukan/saran bagi kemajuan forum ini di http://www.in-christ.net/forum/index.php/board,3.0.html

Main Menu
Menu

Show posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.

Show posts Menu

Messages - kukuh

#1
Pembina Remaja / Re: Titik Nol Membina Remaja
January 17, 2013, 06:51:15 AM
Amin..... Setuju dengan bapak Tama. Persiapan pribadi dengan Tuhan memang sangat penting sekali sebelum kita melakukan pelayanan kepada pemuda remaja. Selanjutnya kita mencari bahan. Namun bagaimana jika kita diminta untuk khotbah secara mendadak dalam persekutuan pemuda? Masih adakah kesempatan bagi kita untuk mempersiapkan segala sesuatunya?
#2
Kepemimpinan / Re: Kegagalan
January 17, 2013, 06:47:23 AM
Memandang kegagalan sebagai KEBERHASILAN YANG TERTUNDA.
Sikap kita sebagai seorang pemimpin adalah tetap optimis dengan apa yang telah kita kerjakan, bila itu memungkinkan untuk dilanjutkan. Bila kita pernah gagal, maka jadikan itu sebagai suatu pengalaman dan pelajaran tentang apakah yan gtelah membuat kita gagal. Selanjutnya, coba lagi ajah kalo itu baik untuk dicoba.
#3
Pembina Remaja / Titik Nol Membina Remaja
November 09, 2012, 01:44:45 AM
Shalom, apakah langkah awal yang harus dilakukan para pembina remaja sebelum melakukan pembinaan terhadap para remaja Gereja?
#4
Teologi / Re: Masa kecil Yesus
November 09, 2012, 01:36:33 AM
Shalom, perlu kita ketahui bahwa titik nol dari iman Kristen itu adalah percaya bahwa Yesus telah mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia. Kita tahu itu adalah misi utama Yesus datang ke dunia. Alkitab mencatat bahwa Yesus memulai pelayanan-Nya ketika Ia sudah menginjak usia 30-an, yaitu setelah Ia menjalani puasa selama 40 hari di padang gurun. MUlai saat itulah Yesus benar-benar mendemonstrasikan kepada dunia tentang keillahian-Nya, supaya semua orang menjadi percaya bahwa Ia adalah Mesias yang telah dijanjikan dan dinubuatkan ribuan tahun silam. Sehubungan dengan hal ini, saya yakin bahwa para penulis Injil adalah orang yang telah ditentukan Allah untuk menulis peristiwa terpenting mengenai kehidupan Yesus, jadi, para penulispun cukup bijak apabila mereka hanya menuliskan hal-hal yang dapat menunjukkan bukti-bukti bahwa Ia adalah Anak Allah, yaitu tentang peristiwa-peristiwa yang membuktikan kebenaran nubuat dari nabi-nabi dalam Perjanjian Lama. Misalnya tentang garis keturunan nenek moyang Yesus, kelahiran-Nya, mujizat-Nya dan penyaliban-Nya, dimana semua catatan penting itu telah membuktikan nubuat yang telah ditulis oleh nabi-nabi dalam Perjanjian Lama. Jadi, kita tidak perlu memikirkan tentang masa kecil Yesus, bukannya itu tidak penting, tapi itu bukan tujuan dari penulisan Kitab Injil. Satu perntanyaan untuk kita renungkan: Apakah Anda masih ingat tentang peristiwa enikahan di Kana? Ketika Maria ibu-Nya meminta Yesus membuat mujizat, Yesus sempat menolak karena waktu-Nya belum tiba. Apa maksud dari semua itu? Pertanyaan ini sangat berhubungan dengan pertanyaan mengapa masa kecil Yesus tidak dicatat dalam Injil.
#5
Dewasa ini, gereja di Indonesia sebagian besar menggunakan LAI, sehingga versi ini sudah mendarah daging. hal inilah yang kemudian membuat mereka enggan untuk mencoba versi lain karena jemaat sudah merasa nyaman dan terbiasa dengan bahasa yang digunakan dalam LAI. Namun tidak ada salahnya jika para Gembala memperkenalkan alkitab dari beberapa versi, supaya jemaat dapat membedakan mana Alkitab yang sesat dan mana yang tidak sesat.